Crystal Bay : Keindahan Tersembunyi dari Desa Sakti

  • 17 November 2015
  • Dibaca: 446 Pengunjung
Crystal Bay : Keindahan Tersembunyi dari Desa Sakti

Pantai Crystal Bay merupakan salah satu pantai di Nusa Penida yang terkenal keindahannya di Nusa Penida,. Bali. Pantai ini berada di Banjar Penida, Desa Sakti. Jarak tempuh dari Pelabuhan Nusa Penida kurang lebih 12 kilometer dengan waktu tempuh 30 menit dari arah pelabuhan. Akses jalan aspal menuju pantai ini cukup baik sehingga aman untuk dilalui sepeda motor.

Sebelum memasuki kawasan pantai pengunjung hanya mengikuti jalan utama yang menurun cukup panjang. Ketika melintas melalui akses jalan ini pemandangan hijau perbukitan begitu terlihat jelas keindahannya.

Ketika sampai di pantai, pengunjung akan disambut deburan ombak dan hembusan angin pantai yang menyegarkan. Sebutan Crystal bay bagi salah satu pantai indah di Bali ini karena air lautnya yang jernih bagaikan kristal.

Crystal bay merupakan pantai yang tepat dikunjungi untuk menenangkan pikiran. Suasana keheningan yang ada di pantai Crystal bay sangat tepat untuk menenangkan diri dari hingar-bingar dan kebisingan. Suara deburan ombak yang menghantam tebing-tebing karang menjadi irama keindahan tersendiri bagi pengunjung.

Pantai ini dikelilingi perbukitan hijau alami yang semakin menambah keindahan pantai Crystal bay. Selain itu keberadaan atol (pulau karang) di seberang pantai menjadi daya tarik keindahan tersendiri.

Atol (pulau karang) yang berada di seberang pantai dengan luas kurang dari 1 hektar menjadi pelindung alami dari terjangan ombak yang besar. Di pulau kecil ini ada sebuah pura yang dibangun oleh warga setempat, mirip seperti Pura Tanah Lot.

“Warga disini menyebutnya sebagai Pura Batu Jineng,” kata Arta, salah satu penduduk setempat.

Ia menambahkan, pura tersebut dibangun kira-kira 4 tahun yang lalu. Sejak pura itu dibangun sampai hari ini banyak pemedek yang datang untuk bersembahyang di pura itu.

“Pemedek tidak hanya warga Nusa Penida saja, dari pulau Bali daratan juga banyak yang datang kesini. Bahkan ada juga yang mekemit (menginap di Pura dengan cara melakukan persembahyangan) di Pura Batu Jineng,” tambahnya.

Untuk mencapai ke atol berjarak kira-kira 50 meter dari bibir pantai Crystal Bay. Jika ingin ke atol tersebut harus menggunakan perahu. Di pantai ini juga terdapat perahu milik warga yang disewakan untuk menuju ke atol tersebut.

Bagi pengunjung yang ingin menikmati view pantai indah di Bali ini secara utuh, bisa menaiki bukit di sebelah barat pantai. Untuk mencapai puncaknya pengunjung bisa menaiki ratusan anak tangga yang sudah dibangun secara permanen.

Ratusan anak tangga yang sudah dibuat permanen itu menghubungkan pengunjung ke area perkebunan warga setempat. Ketika tiba di puncaknya pengunjung bisa melihat pemandangan secara utuh.

Kelokan teluk dengan hamparan pasir halus yang berpadu dengan hijaunya pepohonan kelapa. Gugusan atol serta keberadaan Pura Batu Jineng di puncaknya semakin menambah keindahan yang membuat pengunjung betah untuk berlama-lama di pantai ini.

Pantai ini sudah dilengkapi dengan fasilitas kepariwisataan yang menunjang keamanan dan kenyamanan pengunjung seperti pantai-pantai di Bali pada umumnya. Untuk keamanan pengunjung, di pantai ini terdapat Balawista (Badan Penyelamat Wisata Tirta) yang terus memantau dan menjaga segala kegiatan wisata di area pantai.

Namun pengunjung tetap harus berhati-hati ketika berenang di pantai ini, karena ombak di pantai ini sangat besar.

Bagi pengunjung yang haus dan lapar tidak perlu khawatir, karena di pantai Crystal Bay terdapat beberapa warung yang menjual berbagai makanan ringan dan minuman. Tempat yang disediakan untuk bersantai di warung juga sangat nyaman.

Pada sore hari, banyak warga setempat datang ke pantai untuk mandi di saluran air tawar yang mengalir ke arah pantai. Selain warga setempat terkadang ada pengunjung yang membilas tubuh usai bermain air di bibir pantai.

  • 17 November 2015
  • Dibaca: 446 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita